Kamis, 15 April 2010

Tugas Tanggapan Kekurangan dan Keuntungan Soft Skill (Bahasa Indonesia 2)

Soft skill (SS) sering juga disebut keterampilan lunak, adalah keterampilan yang digunakan dalam berinteraksi, berhubungan, bergaul, dan bekerjasama dengan orang lain. Sepintas SS hanya berhubungan dengan keterampilan interpersonal, namun sesungguhnya tidak dapat dilepaskan dari kemampuan intrapersonal, yang dalam sudut pandangan kecerdasan majemuk,
Intrapersonal berkaitan dengan kemampuan seseorang mengenal diri, memahami diri, menempatkan diri, mengendalikan diri, menggali potensi diri, dan menjaga harga diri. Sedangkan interpersonal berkaitan dengan etos dan etika dalam berinteraksi seperti komunikatif, inisiatif, tatakrama dan sopan santun, kreativitas, kerjasama, melayani, amanah, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan.
Beranjak dari pengertian di atas maka bisa dipastikan bahwa SS itu sangat penting untuk dimiliki oleh setiap orang. Dunia pekerjaan saat ini lebih banyak mengandalkan teknologi informasi dan komunikasi, teknologi industri, serta jasa. Ketika seseorang hanya memiliki hard skill maka karir puncak pekerjaannya hanya sebagai operator dan pekerja lapangan. Untuk sukses di bidang pekerjaan, penguasaan SS secara mumpuni sangat dibutuhkan. Oleh sebab itu maka dunia pendidikan punya tanggung jawab besar untuk tidak hanya membekali peserta didiknya dengan hard skill, tetapi juga dengan SS.
Membekali peserta didik dengan SS tak berarti menambah mata pelajaran baru, tapi memberi nilai dan makna pada pembelajaran. Hakikat pendidikan adalah memanusiakan manusia. Manusia yang akan hidup berinteraksi di tengah-tengah manusia dan lingkungannya secara harmonis. Dengan demikian pembelajaran mengarah kepada learning to know (knowing more), learning to do (doing best), learning to be (being better), dan learning to live together (living in harmony).
Dari sekian banyak model pembelajaran, beberapa di antaranya sangat baik untuk melatihkan SS pada peserta didik. Model-model tersebut antara lain Cooperative Learning (CL), Experiential Learning (EL) dan Contextual Teaching and Learning (CTL). Model pembelajaran kooperatif/ CL, mengarahkan pembelajaran pada kemampuan berkolaborasi bekerja sama, teamwork, sharing, mengelola, mengorganisasi, problem solving, dan mengambil keputusan.
Model pembelajaran pengalaman adalah proses pendidikan yang menggunakan pengalaman sebagai media sekaligus sumber pembelajaran. Dalam model ini peserta didik diarahkan untuk mengalami sesuatu dan secara aktif berusaha menggali pemahaman, kemudian menemukan makna dan nilai dari pengalaman tersebut. Pengalaman dapat bersumber dari keadaan dan peristiwa sebenarnya atau simulasi dari kondisi nyata. Dari pengalaman itu peserta didik mendapat pengetahuan, pemahaman, keterampilan, dan dorongan untuk melakukan aksi.

SENO MUHAMAD DAUD, Guru SDIT Asih Putera Cimahi


:: Kerugian :

Jadi menurut saya , kerugian dari tugas soft skill (SS) ini tidak ada sama sekali, karena ini merupakan tugas yang mengasikan selain dapat menambah pengetahuan, kita dapat mengetahui hal-hal yang belum kita tahu sama sekali sebelumnya. Serta mendorong kita berfikir kreatif, tapi yang saya amati sejauh ini dari teman-teman saya rasa MALA, intinya karakter yang melekat dari orang tersebut. Maka dari itu seharusnya (SS) ini diberikan kepada mahasiswa sejak dini agar mahasisawa tidak GAPTEK (Gagap Teknologi). Buat adik-adik kelas saya bersyukrlah kalian karena telah mendapat mata kuliah Soft Skill (SS) sejak masuk Universitas Gunadarma. SEMANGAT !


:: Keuntungan :

Keuntungan dari Soft Skill (SS) ini banyak sekali, yaitu :
Ø Mahasiswa dapat lebih memahami tugas yang diberikan pengajar (Dosen)
Ø Soft skill mendorong mahasiswa berpikir kreatif
Ø Sebagai wadah komunikasi untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan
Ø Menambah ilmu pengetahuan yang sebelunya kita belum tahu
Ø Mendapat banyak relasi, teman baru
Ø Mengasah dan meningkatkan kemampuan berbahasa kita
Ø Menciptakan suasana yang kondusif di luar ajam mata kuliah
Ø Bermanfaat banyak pada waktu bekerja nanti, slah satunya pada kedudukan manajer
Ø Mempermudah berinteraksi dengan banyak orang

:: Itulah antara lain keuntungan dari soft skill, sejauh yg saya tahu semoga bermanfaat.

0 komentar:

Poskan Komentar